Hal ini disampaikan Direktur RSUD Jaraga Sasemeh Buntok, dr H Norman Wahyu memastikan timnya akan memberikan pelayanan maksimal meski tengah menjalani ibadah puasa.
“Insya Allah, petugas kami tetap maksimal melayani masyarakat meskipun di bulan suci Ramadan. Saya selalu memantau unit-unit pelayanan di RSUD,” ucapnya, Jumat (28/2/2025).
Dr. Wahyu mengakui, apabila satu waktu petugas lambat membuka pelayanan dari hari-hari biasa. Hal ini dampak karena petugas menjalankan ibadah puasa, dan harus bangun subuh untuk sahur.
“Saya harapkan pasien atau masyarakat memaklumi kalau nanti ada keterlambatan pelayanan,” ujarnya.
Dr Wahyu itu juga menjelaskan, berdasarkan amanatnya dalam bulan Ramadan ada penurunan jumlah pasien yang menjalani rawat inap. Hal ini karena sebagian besar pasien memilih rawat jalan.
"Namun jika dokter merekomendasikan harus rawat inap, maka wajib dipenuhi pasien,” tandasnya. (Red)
