BUNTOK BBN – Seorang lelaki berinisial MRP warga Buntok, sebagai pelaku pembuat laporan palsu atas perampokan di Jalan Pahlawan Simpang Empat Pasar Lama Buntok, bersimpuh meminta maaf kepada seluruh jajaran Polres Barito Selatan (Barsel) dan seluruh masyarakat Barito Selatan, Selasa (201/2026).
Hal ini dilakukan pelaku MRP usai
Press Release oleh jajaran Polres Barsel terkait viralnya di Media Sosial
tentang kasus perampokan yang terjadi di Buntok baru baru ini.
Kapores Barsel AKBP Recson R
Hutapea SIK MH didampingi Kasat Reskrim AKP Doni Adhi Saputra dan Kapolsek
Dusun Selatan Iptu Sugito dalam Press Release tersebut mengatakan, dari pihak
terduga korban melaporkan ke Polsek Dusun Selatan, bahwa telah terjadi
pencurian dengan kekerasan (Curas) sekitar pukul 04.30 WIB atau subuh Minggu 18
Januari 2025 dan menyebabkan korban mengalami luka di tangan.
Namun setelah dilakukan olah Tempat
Kejadian Perkara (TKP) oleh anggota Polres Barsel dan Polsek Dusun Selatan, ternyata
kejadian itu tidak pernah terjadi.
TKP yang
di laporkan, rumah Jalan Pahlawan Nomor 15 RT 27 RW 005 Kelurahan Buntok Kota
Kecamatan Dusun Selatan Barito Selatan Kalimantan Tengah (Rumah Alm H Ismed)
yang kini menjadi Rumah Makan Pelangi.
"Setelah
memeriksa saksi saudara Suryadi kemudian saudara MRP, saudara Jainal dan
Nurbaiti. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, maka saudara MRP
mengakui bahwa peristiwa dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan itu
tidak benar adanya dan rangkaian cerita itu dikarang atau dibuat sendiri oleh
MRP. Rekayasa kejadian yang dilakukan MRP termasuk melukai tangannya sendiri
dengan pisau dapur", ujar Kapolres.
Dijelaskan
Kapolres, MRP juga membohongi orang tua nya dan mengaku kehilangan uangnya
sebesar Rp. 8.000.000.
“Dari keterangan yang didapat,
ternyata saudara MRP ini ada memiliki riwayat pinjaman online, sehingga
sebagian dari uang itu digunakan saudara MRP untuk membayar pinjaman-online,”
terangnya.
Dalam kesempatan itu Kapolres
Barsel menghimbau Kepada seluruh masyarakat, agar menjaga keamanan dan
ketertiban di bumi dahani dahanai tuntung tulus ini.
“Kami dari pihak Kepolisian sangat
kaget dengan berita yang sempat viral di Media Sosial ini, karena selama ini kita
merasakan wilayah kita cukup kondusif dan cukup aman. Namun setelah kita
telusuri ternyata berita tersebut tidak benar. Mari kita bersama-sama menjaga
wilayah kita agar tetap aman dan tidak lagi membuat hal-hal yang bisa membuat
kegaduhan,” tegas Kapolres Barsel. (Red1)
