Musrenbang tersebut dihadiri langsung Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri, sejumlah anggota DPRD, Penjabat Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, serta Kepala Bapperida selaku Ketua Tim.
Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini memberi ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat terkait arah pembangunan Karau Kuala ke depan.
Camat Karau Kuala Adriansyah menyampaikan, pemerintah kecamatan bersama seluruh pemerintah desa, Kelurahan Bangkuang, serta UPT dinas telah mengajukan sejumlah usulan prioritas, baik infrastruktur maupun non-infrastruktur, yang dinilai mendesak dan strategis.
Usulan tersebut meliputi rencana pembangunan Waterfront City di Kelurahan Bangkuang, penguatan sistem dan fasilitas pengelolaan sampah, serta pembangunan badan jalan baru yang menghubungkan Bangkuang–Teluk Betung–Janggi–Malitin–Muara Arai hingga tembus ke Jalan Negara Buntok–Ampah.
Selain itu, peningkatan jalan dan jembatan antar desa juga menjadi perhatian utama.
Infrastruktur ini dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, membuka akses jaringan listrik, serta mendukung distribusi hasil produksi desa ke luar wilayah.
“Pembangunan jalan dan jembatan menjadi kebutuhan mendasar untuk mengantisipasi peningkatan arus orang dan barang, sekaligus mendorong nilai tambah produk masyarakat,” kata Adriansyah.
Tak hanya sektor infrastruktur, Musrenbang juga menampung aspirasi di bidang pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Karau Kuala.
Adriansyah menegaskan, seluruh aspirasi disampaikan secara objektif dan sesuai mekanisme perencanaan pembangunan daerah. Musrenbang menjadi ruang konstitusional bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan riil wilayahnya.
Ia berharap, usulan yang telah dihimpun dapat menjadi perhatian pemerintah daerah dan diakomodasi dalam RKPD 2027 Kabupaten Barito Selatan demi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menggelar Musrenbang RKPD 2027 tingkat Kecamatan Karau Kuala sebagai bagian dari komitmen menyusun perencanaan pembangunan yang partisipatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(jky/red)
