Diceritakan oleh Kapolres Barsel, AKBP Jecson R. Hutapea, SIK MH, peristiwa ini berawal pada saat pelaku yang merupakan warga Gang Karya, Jalan Panglima Batur, Kelurahan Buntok Kota, menghampiri korban yang berada di tengah upacara puncak ritual adat Wara di Desa Lembeng.
Pelaku yang masih memiliki ikatan keluarga saudara sepupu dengan LB ini, kemudian menanyakan apa yang terjadi antara korban dengan ayah pelaku, sehingga menimbulkan adu mulut antara keduanya.
Seiring terjadi cekcok di antara keduanya, kemudian BW mendorong LB. Selanjutnya pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis badik dan berusaha mengejar korban. Dalam kejaran pelaku, lebih kurang 100 meter, LB kemudian terjatuh. Saat terjatuh itulah BW menikam sebanyak 5 sampai 6 kali di beberapa bagian tubuh korban.
"Setelah itu datanglah sejumlah warga yang kemudian melerai keduanya. BW langsung diamankan oleh Babhinkamtibmas ke Polsek Dusun Selatan. Sementara LB dilarikan ke RSUD Jaraga Sasameh guna diberikan pertolongan," ungkap Kapolres Barsel kepada media ini.
Beruntung nya, setelah menjalani perawatan di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, nyawa korban berhasil diselamatkan. Namun selanjutnya, korban harus tetap di rujuk le RSUD Barabai Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan untuk menjalani perawatan intensif.
Selain mengamankan pelaku, meminta keterangan para saksi dan mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP), Polisi juga telah menyita barang bukti berupa satu buah senjata tajam jenis badik dengan panjang 27 Cm dan lebar 2 Cm, terbuat dari besi yang bergagang kayu berkumpang dari kertas. Disita pula satu lembar celana levis panjang warna biru muda merek Cardenal serta satu lembar sweater lengan panjang. warna biru tua.
"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kendati.mereka masih satu rumpun keluarga, sementara ini pelaku masih kita amankan dan masih menjalani proses hukum," tegas Kapolres Barsel. (RED1)
